ACEH X POSE
Destinasi Wisata Unggulan Sabang Tawarkan Keindahan Alam dan Sejarah
Pariwisata

Destinasi Wisata Unggulan Sabang Tawarkan Keindahan Alam dan Sejarah

C
C.M. Rahmi
4 menit baca 14 kali dibaca

SABANG - Kota Sabang terus memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata unggulan di ujung barat Indonesia. Terletak di Pulau Weh, Sabang menawarkan perpaduan pesona alam, budaya, dan sejarah yang menjadikannya surga tersembunyi bagi para pelancong.

Setiap sudut pulau ini menyimpan keindahan yang autentik dan pengalaman wisata yang berkesan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susethia, mengatakan pihaknya terus berupaya memperkuat daya tarik wisata Sabang melalui peningkatan infrastruktur dan promosi destinasi unggulan.

“Sabang memiliki daya tarik yang lengkap dari wisata bahari, alam, hingga sejarah. Kami berkomitmen memperkuat promosi dan meningkatkan sarana prasarana di setiap destinasi agar wisatawan semakin nyaman dan ingin kembali lagi ke Sabang,” kata Harry, Senin, 10 November 2025. Ia menambahkan, Dinas Pariwisata juga berkolaborasi dengan pelaku usaha lokal dan masyarakat untuk memastikan keberlanjutan pariwisata Sabang. 

Salah satu ikon utama Sabang adalah Tugu Nol Kilometer, monumen yang menandai titik paling barat Indonesia. Tempat ini menjadi simbol kebanggaan nasional dan wajib dikunjungi oleh wisatawan. Dari lokasi ini, pengunjung dapat menikmati panorama laut luas yang biru, sekaligus berfoto dengan latar tulisan “0 Kilometer Indonesia” yang terkenal. Kemudian ada Pulau Rubiah, destinasi snorkeling dan diving terbaik di Aceh. Air lautnya yang sebening kaca memperlihatkan langsung keindahan terumbu karang dan berbagai jenis ikan tropis yang berwarna-warni. 

Pulau kecil ini juga dikenal sebagai kawasan konservasi laut, sehingga wisatawan dapat belajar tentang pentingnya menjaga ekosistem bawah laut. Tak jauh dari Rubiah, Pantai Iboih menjadi magnet bagi wisatawan pencinta ketenangan. Pantai ini menawarkan suasana yang santai dengan deretan penginapan pinggir laut. Dari dermaga Iboih, wisatawan bisa menyeberang ke Pulau Rubiah atau sekadar menikmati pemandangan laut dengan air yang begitu jernih hingga dasar lautnya terlihat jelas.

Sementara itu, bagi penyuka petualangan, Gua Sarang menjadi pilihan menarik. Terletak di sisi barat Pulau Weh, gua ini dikelilingi tebing-tebing karst dan laut biru yang menawan. Aksesnya memang menantang, tetapi keindahan yang disuguhkan sebanding dengan perjuangan menuju lokasi tersebut. 

Spot ini juga kerap dijadikan tempat foto dan video oleh wisatawan karena panoramanya yang unik.

Bagi pecinta alam, Gunung Jaboi menawarkan pengalaman berbeda. Gunung berapi aktif ini dapat didaki dalam waktu singkat dan menyuguhkan pemandangan kawah belerang serta panorama kota Sabang dari ketinggian. Wisatawan dapat merasakan sensasi mendaki gunung kecil di pulau tropis yang dikelilingi laut biru.

Selain itu, wisata pantai di Sabang juga sangat beragam. Pantai Sumur Tiga dikenal dengan pasir putih lembut dan ombak yang tenang, cocok untuk berenang atau bersantai di tepi laut. 

Pantai Tapak Gajah tak kalah memikat dengan bentuk garis pantainya yang menyerupai tapak kaki gajah dan suasana yang masih alami. Keduanya menjadi lokasi favorit wisatawan yang ingin menikmati sunrise.

Bagi pemburu panorama, View Point Pulo Klah wajib dikunjungi. Dari puncak bukit ini, wisatawan dapat menyaksikan pemandangan Pelabuhan Balohan dan laut lepas yang membentang luas. Tempat ini sering dijadikan lokasi menikmati matahari terbit maupun terbenam karena posisinya yang strategis dan udara yang sejuk.

Di bagian tengah pulau, Air Terjun Pria Laot dan Danau Aneuk Laot menjadi daya tarik wisata alam lainnya. Air terjun ini berada di tengah hutan tropis yang masih asri, sementara danau Aneuk Laot berfungsi sebagai sumber air utama bagi warga Sabang sekaligus tempat rekreasi yang menyegarkan mata.

Tak lengkap rasanya berkunjung ke Sabang tanpa menelusuri Benteng Jepang Anoi Itam. Peninggalan sejarah ini menjadi saksi bisu masa pendudukan Jepang di Pulau Weh. Struktur bangunan yang kokoh di tepi pantai, berpadu dengan panorama laut, menjadikannya spot sejarah yang sekaligus estetis untuk berfoto.

“Kami ingin wisata berkembang tanpa mengabaikan kearifan lokal dan kelestarian lingkungan. Prinsipnya, pariwisata harus memberi manfaat bagi masyarakat,” tambah Harry.

Dengan keindahan alam yang memukau, keramahan masyarakat, dan dukungan pemerintah yang berkelanjutan, Sabang siap menyambut wisatawan dari seluruh penjuru dunia. Pesona laut biru, udara sejuk, serta atmosfer damai di “surga kecil di ujung barat Indonesia” menjadi alasan mengapa Sabang selalu dirindukan oleh siapa pun yang pernah menjejakkan kaki di sana.***

Sumber : AJNN.net

C

Editor senior, fokus pada berita politik dan pemerintahan Aceh.

Lihat semua artikel →